DCSIS
DCSIS Menu
Laboratorium Kimia MAN 4
INFO KESELAMATAN LAB DCSIS (Digital Chemical Safety Information System) adalah platform terpusat untuk informasi keselamatan bahan kimia yang komprehensif. Sistem ini membantu siswa, guru, asisten, dan pengguna laboratorium memahami bahaya, penyimpanan, kompatibilitas, dampak kesehatan, serta penanganan darurat secara edukatif. Selalu verifikasi informasi dengan Lembar Data Keselamatan (LDK/SDS) resmi terbaru dan SOP laboratorium yang berlaku.
Larutan CuSO4, NaOH, & Potassium Sodium Tartrate Tinggi Cair

Biuret

Sinonim: Biuret Solution, Reagen Uji Protein / Ikatan Peptida

Karakteristik Fisik: Larutan jernih berwarna biru terang, bersifat sangat basa (alkali), tidak berbau.
Biuret
Sampel Laboratorium MAN 4

1. Profil Bahaya & Piktogram GHS

GHS Exclamation Marks
Klasifikasi Bahaya Utama:

Menyebabkan iritasi berat hingga luka bakar korosif pada kulit dan mata akibat kandungan basa kuat (NaOH).

Risiko Utama: Iritasi korosif pada jaringan kulit dan mata, rasa terbakar pada saluran pencernaan jika tertelan.

2. Penyimpanan dan Pengamanan

Suhu Penyimpanan Suhu ruang (15°C - 25°C)
Jenis Wadah Lemari penyimpanan bahan basa/korosif dalam botol plastik kompatibel (HDPE).
  • Kategori Lemari: Penyimpanan Bahan Korosif
  • Kondisi & Ventilasi: Simpan dalam posisi tegak, wadah tertutup rapat, terpisah dari bahan asam.
  • Zat Inkompatibel: Asam kuat, aluminium, seng, dan logam reaktif lainnya.
  • Tindakan Pencegahan Khusus: Gunakan penanganan hati-hati untuk bahan bersifat alkali/basa kuat, gunakan pelindung mata lengkap.

3. Dampak Kesehatan & Tanggap Darurat

Efek Akut (Jangka Pendek):

Iritasi berat hingga luka bakar lokal pada kulit dan jaringan mata.

Efek Kronis (Jangka Panjang):

Dermatitis kontak berulang atau iritasi saluran pernapasan berkelanjutan.

SOP Pertolongan Pertama (P3K):
Kontak Kulit: Bilas kulit segera dengan air mengalir selama minimal 15 menit, lepaskan pakaian terkontaminasi.
Kontak Mata: Bilas mata dengan air mengalir secara terus-menerus selama minimal 15-20 menit; segera hubungi dokter.
Terhirup (Inhalasi): Pindahkan korban ke ruangan berudara segar dan pantau kondisi pernapasan.
Tertelan: Jangan memancing muntah. Bilas mulut dengan air bersih, minum air secukupnya, dan segera cari pertolongan medis.
Penanganan Tumpahan: Netralkan tumpahan secara hati-hati dengan asam lemah encer, serap dengan bahan inert, dan bilas area dengan air.
Penanganan Kebakaran: Gunakan alat pemadam api yang sesuai dengan bahan di sekitarnya.
APD Wajib Laboratorium
APD
Peralatan Perlindungan Kerja:
Jas laboratorium, kacamata pelindung percikan (splash goggles), sarung tangan tahan bahan kimia (nitril).
Aturan Reaksi Terkait
Aquadest AMAN DICAMPUR
Pengenceran Reagen