DCSIS
DCSIS Menu
Laboratorium Kimia MAN 4
INFO KESELAMATAN LAB DCSIS (Digital Chemical Safety Information System) adalah platform terpusat untuk informasi keselamatan bahan kimia yang komprehensif. Sistem ini membantu siswa, guru, asisten, dan pengguna laboratorium memahami bahaya, penyimpanan, kompatibilitas, dampak kesehatan, serta penanganan darurat secara edukatif. Selalu verifikasi informasi dengan Lembar Data Keselamatan (LDK/SDS) resmi terbaru dan SOP laboratorium yang berlaku.
C2H5OH Tinggi Cair

Ethanol

Sinonim: Etil alkohol, Alkohol teknis, Absolute Alcohol, Spiritus

Karakteristik Fisik: Cairan tak berwarna, mudah menguap, dan sangat mudah terbakar dengan aroma khas.
Ethanol
Sampel Laboratorium MAN 4

1. Profil Bahaya & Piktogram GHS

GHS MUDAH TERBAKAR
GHS Exclamation Marks
Klasifikasi Bahaya Utama:

Cairan dan uap sangat mudah terbakar (Flammable Liquid Cat. 2); iritasi mata.

Risiko Utama: Cepat menyala, uap mudah terbakar yang dapat menyebar di udara, dan iritasi mata.

2. Penyimpanan dan Pengamanan

Suhu Penyimpanan 15°C – 25°C (Suhu Ruangan Sejuk)
Jenis Wadah Lemari tahan api (Flammable Safety Cabinet) dengan botol kaca gelap / drum grounded.
  • Kategori Lemari: Penyimpanan Bahan Mudah Terbakar
  • Kondisi & Ventilasi: Simpan dalam wadah tertutup rapat di dalam lemari penyimpanan bahan mudah terbakar, jauh dari sumber panas/listrik.
  • Zat Inkompatibel: Oksidator kuat (KMnO4, H2O2 pekat, Asam Nitrat), logam alkali, dan sumber percikan api.
  • Tindakan Pencegahan Khusus: Jauhkan dari nyala api terbuka, percikan api listrik, dan permukaan panas. Lakukan grounding saat menuang wadah besar.

3. Dampak Kesehatan & Tanggap Darurat

Efek Akut (Jangka Pendek):

Iritasi mata, pusing, sakit kepala, rasa kantuk, dan iritasi saluran pernapasan akibat uap pekat.

Efek Kronis (Jangka Panjang):

Paparan berlebihan yang berulang dapat memengaruhi sistem saraf pusat dan kekeringan kulit.

SOP Pertolongan Pertama (P3K):
Kontak Kulit: Lepaskan pakaian yang terkontaminasi dan bilas kulit dengan air mengalir.
Kontak Mata: Bilaslah secara hati-hati dengan air selama minimal 15 menit dan mintalah saran medis jika iritasi berlanjut.
Terhirup (Inhalasi): Pindah ke tempat dengan udara segar dan pantau adanya gejala pusing/sesak.
Tertelan: Jangan memancing muntah; hubungi layanan medis profesional jika terjadi paparan yang signifikan.
Penanganan Tumpahan: Singkirkan semua sumber penyulutan, lakukan ventilasi maksimal, serap dengan pasir/absorben non-combustible.
Penanganan Kebakaran: Bunyikan tanda bahaya dan gunakan alat pemadam busa tahan alkohol (alcohol-resistant foam), CO2, atau dry chemical.
APD Wajib Laboratorium
APD
Peralatan Perlindungan Kerja:
Kacamata pelindung, sarung tangan nitril, jas laboratorium antistatik, dan pelindung percikan.
Aturan Reaksi Terkait
Potassium Permanganate BAHAYA! JANGAN DICAMPUR
Oksidasi Redoks Dahsyat / Resiko Kebakaran Spontan
Hydrogen Peroxide BAHAYA! JANGAN DICAMPUR
Oksidasi Pelarut Organik / Resiko Ledakan Peroksida Organik